PPK Kosgoro 1957 Menggelar Diskusi Publik bertajuk “Situasi Politik dan Keamanan Bangsa Hari Ini”

Jakarta — Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 melalui Bidang Politik dan Keamanan menggelar Diskusi Publik bertajuk “Membaca Situasi Politik dan Keamanan Bangsa Hari Ini”. Kegiatan tersebut berlangsung di Parle Senayan, Jakarta, dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (8/10/26).

Diskusi publik ini menjadi salah satu agenda awal Bidang Politik dan Keamanan PPK Kosgoro 1957 di bawah kepengurusan baru yang dipimpin Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Sari Yuliati. Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber untuk membahas dinamika politik dan keamanan nasional dari berbagai perspektif.

Hadir sebagai narasumber, Ketua Bidang Ideologi dan 4 Pilar Kebangsaan PPK Kosgoro 1957 yang juga Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI H. Juliyatmono, Ketua Bidang Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan PPK Kosgoro 1957 sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Samsul Hidayat, serta Ketua Bidang Pertahanan Keamanan PPK Kosgoro 1957, Islan Hanura.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bidang Politik dan Keamanan PPK Kosgoro 1957, Syahmud Basri Ngabalin. Dalam sambutannya, Syahmud mengatakan diskusi publik tersebut menjadi langkah awal bagi Bidang Politik dan Keamanan untuk menggerakkan kepengurusan baru PPK Kosgoro 1957 melalui berbagai kegiatan yang bersifat konstruktif.

“Ini adalah permulaan dari sebuah kegiatan PPK Kosgoro. Karena kita ini baru ditunjuk, baru diberikan kepercayaan oleh Ketua Umum terpilih untuk masuk dalam kepengurusan sehingga bidang Polkam atas seizin senior-senior yang ada dibidang Polkam saya sampaikan bahwa mungkin Polkam harus memulai, jadi kita langsung memicu Kosgoro ini dengan kegiatan, yang dimulai dengan diskusi”.

Menurut Syahmud, diskusi menjadi salah satu ruang penting untuk memulai kerja organisasi sekaligus membangun perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan politik dan keamanan bangsa. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas PPK Kosgoro 1957 dalam menjalankan fungsi organisasi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PPK Kosgoro 1957 yang juga Kapoksi Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Bambang Patijaya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan diskusi publik yang digelar Bidang Politik dan Keamanan tersebut.

Dalam sambutan penutupnya, Bambang turut mengaitkan isu pertahanan dan keamanan dengan sejumlah aspek strategis lainnya, khususnya perekonomian, ketahanan energi, serta ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan nasional tidak dapat dipisahkan dari kemampuan negara dalam memastikan ketersediaan dan kemandirian di berbagai sektor tersebut.

“Saya langsung ingat pada Asta Cita Presiden yang kedua, meningkatkan pertahanan dan keamanan melalui kemandirian energi, kemandirian pangan, ekonomi kreatif, pengembangan ekonomi hijau, ekonomi biru, dan sebagainya. Artinya apa, berbicara terkai pertahanan dan keamanan, tidak jauh-jauh dari perspektif perekonomian, ketahanan energi, dan juga ketahanan pangan.” kata Bambang Patijaya

Bambang menegaskan, berbagai kegiatan yang dilakukan PPK Kosgoro 1957 pada dasarnya memiliki keterkaitan dengan penguatan kontribusi organisasi terhadap Partai Golkar. Ia menyebut aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja partai secara keseluruhan.

“Apa yang dilakukan Kosgoro adalah untuk memperkuat kinerja Partai Golkar secara keseluruhan, itu poinnya.” tegas Bambang.

Scroll to Top