Pemerintah dan PLN kolaborasi percepat sambungan listrik di pelosok

Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena mengatakan Pemerintah Provinsi NTT bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkuat kolaborasi guna mempercepat penyambungan listrik desa (Lisdes) serta energi bersih di pelosok daerah itu.

“Kita dorong percepatan program listrik desa (Lisdes), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT) guna mewujudkan pemerataan akses listrik hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T),” katanya di Kupang, Kamis.

Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi jajaran PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT yang dipimpin General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono di Kantor Gubernur NTT.

Melki mengatakan energi listrik merupakan provisi NTT dan PLN perlu dipastikan agar masyarakat di seluruh wilayah dapat menikmati layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.

Menurut dia, percepatan Lisdes dan BPBL harus menjadi prioritas sehingga masyarakat di wilayah 3T segera memperoleh akses listrik yang layak. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi potensi energi baru terbarukan melalui integrasi sistem, percepatan perizinan, dan skema investasi yang berkelanjutan sehingga bagian dari transformasi energi bersih.

Melki juga mengusulkan peningkatan kualitas layanan listrik melalui program kenaikan daya pelanggan dari 450 VA menjadi 900 VA yang direncanakan direalisasikan pada tahun mendatang sebagai bentuk peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Kami mengajak PLN berpartisipasi pada Pameran UMKM dan Pembangunan dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang berlangsung pada 17–22 Agustus 2026 di Kupang, sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung,” ujar dia.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menyatakan pihaknya siap mendukung seluruh agenda strategis pemerintah daerah, termasuk percepatan elektrifikasi, pengembangan energi bersih, serta menjaga keandalan pasokan listrik.

“PLN UIW NTT siap berkolaborasi penuh dengan Pemprov NTT, baik dalam mempercepat Lisdes dan BPBL di wilayah 3T, mengawal transisi energi bersih, hingga menjamin keandalan listrik pada gelaran Pameran Pembangunan HUT RI mendatang,” katanya.

Ia menambahkan penyediaan akses listrik tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah NTT.

Scroll to Top