Ilham Pangestu Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Langsa untuk Pulihkan Kawasan Pesisir

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Aceh II, Ilham Pangestu, bersama komunitas Mangrove Reserve Formation dan masyarakat setempat melakukan penanaman ribuan bibit mangrove di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, dalam rangkaian kegiatan reses tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 25 Oktober 2026 tersebut diarahkan untuk mendukung pemulihan kawasan hutan mangrove yang mengalami kerusakan sekaligus memperkuat pelestarian ekosistem pesisir.

Ilham mengatakan, penanaman bibit mangrove menjadi salah satu langkah untuk mengembalikan kondisi kawasan hutan bakau yang mulai gundul. Menurutnya, upaya pemulihan lingkungan perlu melibatkan masyarakat agar kawasan yang telah ditanami dapat dijaga secara berkelanjutan.

“Kita berharap program seperti ini terus berlanjut agar hutan Mangrove terjaga dengan baik,” ujar Ilham.

Menurut Ilham, keberadaan hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Karena itu, penanaman bibit perlu diikuti dengan perawatan dan pengawasan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kawasan yang telah ditanami sehingga upaya pemulihan lingkungan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian hutan mangrove di Kota Langsa.

Ilham menambahkan, kegiatan penanaman mangrove sejalan dengan semangat program Go Green yang mendorong peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Ilham berharap penanaman mangrove tidak hanya menjadi agenda saat reses, tetapi dapat terus dilanjutkan melalui perawatan bibit dan keterlibatan aktif masyarakat setempat.

Kolaborasi antara Ilham Pangestu, komunitas Mangrove Reserve Formation, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung pemulihan kawasan mangrove yang mengalami kerusakan sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan pesisir di Kota Langsa.

Scroll to Top