Golkar Sulsel di bawah Ilham Arief Sirajuddin menargetkan kenaikan kursi hingga 50 persen pada Pemilu 2029 dan menuntaskan konsolidasi organisasi pada 2027.

Golkar Sulsel Bidik Lonjakan 50 Persen Kursi pada Pemilu 2029

MAKASSAR — Partai Golkar Sulawesi Selatan menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif hingga 50 persen pada Pemilu 2029. Target tersebut menjadi agenda utama kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2025–2030 yang dipimpin Ilham Arief Sirajuddin setelah resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Muhammad Sarmuji di Makassar, Ahad (25/10/2026).

Target kenaikan kursi itu mencakup tiga tingkatan legislatif, yakni DPR RI, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, serta DPRD kabupaten/kota. Golkar Sulsel membidik peningkatan jumlah kursi DPR RI dari empat menjadi enam kursi, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari 14 menjadi 21 kursi, serta DPRD kabupaten/kota dari 138 menjadi hampir 200 kursi.

Sasaran tersebut menempatkan konsolidasi organisasi, penguatan mesin pemenangan pemilu, dan peningkatan kontribusi kader sebagai pekerjaan utama kepengurusan baru. Dengan sisa masa efektif menuju Pemilu 2029 yang diperkirakan sekitar tiga tahun, Golkar Sulsel juga menetapkan pertengahan 2027 sebagai tenggat penyelesaian konsolidasi organisasi.

Ilham Arief Sirajuddin, mantan Wali Kota Makassar dua periode yang akrab disapa IAS atau Aco, mengatakan partai tidak cukup hanya mengejar kemenangan dalam kegiatan seremonial. Menurut dia, konsolidasi harus diarahkan pada pencapaian kursi legislatif sekaligus kerja nyata bagi masyarakat.

“Partai Golkar tidak semata-mata berorientasi mengejar kemenangan seremonial, tetapi bagaimana bekerja nyata untuk mencapai perolehan kursi maksimal demi masyarakat. Konsolidasi organisasi kita targetkan tuntas pada pertengahan 2027, mengingat sisa masa kepengurusan efektif kita praktis tinggal tiga tahun,” kata IAS.

Untuk mengunci target di tingkat kabupaten/kota, IAS merencanakan penandatanganan pakta integritas bersama para ketua DPD II Golkar se-Sulawesi Selatan. Langkah tersebut dijadwalkan dimulai melalui pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) secara serentak pada awal November 2026.

Pakta integritas itu menjadi bagian dari upaya mengikat target politik dan tanggung jawab organisasi di tingkat daerah. Namun, pencapaian sasaran kenaikan kursi tetap akan bergantung pada kemampuan setiap struktur partai membangun dukungan pemilih dan menerjemahkan konsolidasi internal menjadi hasil elektoral.

Golkar Sulsel juga akan menggunakan riset berbasis survei untuk mengukur elektabilitas dan kontribusi nyata kader. Pendekatan tersebut dipadukan dengan kolaborasi seluruh instrumen sayap partai untuk memperkuat kerja pemenangan.

Penggunaan survei menjadi salah satu instrumen yang disiapkan untuk membantu partai membaca posisi politik dan mengukur kontribusi kader. Di tengah target kenaikan kursi yang cukup besar, pengukuran tersebut diharapkan menjadi dasar bagi penentuan strategi dan penguatan kerja organisasi di setiap wilayah pemilihan.

Target hampir 200 kursi DPRD kabupaten/kota menjadi sasaran terbesar dari sisi jumlah. Dibandingkan dengan posisi yang disebutkan saat ini, yakni 138 kursi, Golkar Sulsel perlu menambah hampir 62 kursi untuk mendekati sasaran tersebut. Sementara itu, target DPRD provinsi mengharuskan partai menambah tujuh kursi dan target DPR RI membutuhkan tambahan dua kursi.

Secara keseluruhan, sasaran tersebut memperlihatkan bahwa penguatan basis politik di tingkat kabupaten/kota menjadi salah satu komponen penting strategi pemenangan Golkar Sulsel. Capaian di daerah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat representasi partai pada tingkat provinsi dan nasional.

Pelantikan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel yang melibatkan 197 fungsionaris berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, pada Ahad (25/10/2026). Prosesi ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan pataka partai.

Dalam sambutan perdananya, IAS menyampaikan rasa syukur atas pelantikannya dan mengapresiasi dukungan keluarga yang mendampingi perjalanan politiknya. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada istrinya atas pengorbanan waktu selama dirinya menjalani aktivitas politik.

“Perjalanan panjang ini saya kira banyak mengorbankan waktu, tenaga, dan yang paling banyak mengorbankan waktu untuk keluarga. Oleh karena itu, izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada istri saya yang tercinta. Begitu besar pengorbanannya,” ujar IAS.

Dari tingkat pusat, Muhammad Sarmuji menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang tidak dapat menghadiri pelantikan karena mendampingi agenda kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

Sarmuji mengatakan DPP Golkar memberikan perhatian khusus kepada Sulawesi Selatan sebagai salah satu basis historis dan lumbung suara partai. Ia berharap kepemimpinan IAS dapat membawa Golkar Sulsel meningkatkan perolehan kursi legislatif dan membangun periode baru keberhasilan politik di wilayah tersebut.

“Ketum sungguh-sungguh menghargai sekali Sulawesi Selatan sebagai basis utama Partai Golkar. Mudah-mudahan di bawah komando Bang Aco (IAS), Golkar Sulsel sukses menambah kursi dan dicatat dalam sejarah sebagai era keemasan baru,” kata Sarmuji.

Pesan tersebut menegaskan posisi strategis Sulawesi Selatan dalam agenda pemenangan Golkar secara nasional. Dengan target penambahan kursi di semua tingkatan legislatif, kepengurusan baru dituntut menyelaraskan arah kebijakan DPP dengan pelaksanaan konsolidasi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Susunan kepengurusan periode 2025–2030 mencakup bidang kepartaian, pemenangan pemilu, kesejahteraan rakyat, pendidikan, media dan komunikasi, ekonomi, serta sumber daya alam dan infrastruktur. Struktur itu dilengkapi jajaran sekretariat, bendahara, wakil sekretaris bidang, dan biro-biro yang menangani berbagai urusan organisasi.

Pembagian bidang tersebut menyediakan struktur kerja untuk menjalankan agenda partai, mulai dari penguatan organisasi dan kaderisasi hingga komunikasi publik, pemberdayaan ekonomi, serta pengabdian masyarakat. Bidang pemenangan pemilu juga memiliki pembagian wilayah yang mencakup sejumlah daerah pemilihan di Sulawesi Selatan.

Kepengurusan baru akan menjalankan agenda konsolidasi hingga pertengahan 2027, sebelum menghadapi tahapan persiapan menuju Pemilu 2029. Dengan target kenaikan kursi hingga 50 persen, tantangan utama Golkar Sulsel adalah memastikan seluruh tingkatan organisasi bekerja dalam arah yang sama dan mampu mengubah dukungan politik menjadi perolehan kursi legislatif.

Susunan Lengkap Pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Periode 2025–2030

Pimpinan dan Wakil Ketua Koordinator Bidang

Ketua: Ilham Arief Sirajuddin

Ketua Harian: Supriansa

Wakil Ketua Koordinator Bidang Kepartaian: Armin Mustamin Toputiri

Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu: A. Kadir Halid

Wakil Ketua Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Lukman B. Kady

Wakil Ketua Koordinator Bidang Media dan Komunikasi: M. Arfandy Idris

Wakil Ketua Koordinator Bidang Ekonomi: Andi Debbie Purnama

Wakil Ketua Koordinator Bidang Pengembangan SDA dan Infrastruktur: Usman Marham

Wakil Ketua Bidang-Bidang

Bidang Kepartaian

  • Wakil Ketua Bidang Organisasi: Ilham Jaya
  • Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan: Sittiara
  • Wakil Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga: Amirul Yamin Ramadansyah
  • Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan: Salwa Mochtar
  • Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM: Syahrir Cakkari

Bidang Pemenangan Pemilu (PP)

  • Wakil Ketua Bidang PP Sulawesi Selatan: Sukman Baharuddin
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel I (Kota Makassar 1): Imran Tenri Tata Amin Syam
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel II (Kota Makassar 2): Andi Nurhaldin NH
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel III (Takalar, Gowa): Fachruddin Rangga
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel IV (Jeneponto, Bantaeng, Selayar): Burhanuddin Baso Tika
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel V (Bulukumba, Sinjai): Ayu Andira
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel VI (Maros, Pangkep, Barru, Parepare): Sofyan Syam
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel VII (Bone): Andi Izman Maulana Padjalangi
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel VIII (Soppeng, Wajo): Andi Muhammad Ikram
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel IX (Sidrap, Pinrang, Enrekang): Abdillah Natsir
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel X (Tana Toraja, Toraja Utara): Yariana Somalinggi
  • Wakil Ketua Bidang PP Sulsel XI (Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo): Wahyuddin B. Wahid
  • Wakil Ketua Bidang Penggalangan Massa: Firman Batari

Bidang Kesejahteraan Rakyat

  • Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat: Andi Patarai Amir
  • Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya: Nasran Mone
  • Wakil Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat: Marwan Ahmad Ganoko
  • Wakil Ketua Bidang Kerohanian: M. Idris Patarai
  • Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: Mahmud Yusuf
  • Wakil Ketua Bidang Pariwisata: Ahmad Syarifuddin

Bidang Pendidikan, Media, dan Komunikasi

  • Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Ormas, Hubungan Kerja Sama Legislatif dan Eksekutif: Suwardi Haseng
  • Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Isu-Isu Strategis: Muhammad Natsir
  • Wakil Ketua Bidang Komunikasi Publik: Maqbul Halim
  • Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini: Muhammad Yusuf
  • Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM: Nawir Rahman

Bidang Ekonomi

  • Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Industri Kreatif: Andry S. Arief Bulu
  • Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UKM: Ida Nur Haris YL
  • Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan: Farid Kasim Judas
  • Wakil Ketua Bidang Perdagangan dan Industri: Dino Jabir Patawiri
  • Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan: Zulkifli Zain

Bidang SDA dan Infrastruktur

  • Wakil Ketua Bidang Infrastruktur dan Transportasi: Rahmat Masri Bandaso
  • Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup: Tamzil Tadjuddin
  • Wakil Ketua Bidang Kelautan dan Maritim: Abd Rahman Bando
  • Wakil Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Alam: Emir Baso Amri

Sekretariat dan Bendahara

Sekretaris: Rahman Pina

Wakil Sekretaris Bidang-Bidang:

  • Organisasi: Japri Y. Timbo
  • Kaderisasi dan Keanggotaan: Nasruddin Upel
  • Pemuda dan Olahraga: Hartanto Lasossong Albar
  • Pemberdayaan Perempuan: Hadijah Surur
  • Hukum dan HAM: Irwan Muin
  • PP Sulawesi Selatan: Baharuddin Hafied
  • PP Sulsel I: Arifin Majid
  • PP Sulsel II: Taufik Manji
  • PP Sulsel III: Nur Rahmat Sirajuddin
  • PP Sulsel IV: Maryani Ali
  • PP Sulsel V: Hamzah Pangki
  • PP Sulsel VI: Kaharuddin Kadir
  • PP Sulsel VII: Irwandi Burhan
  • PP Sulsel VIII: Andi Bayuni Marzuki
  • PP Sulsel IX: Asmara Cawidu
  • PP Sulsel X: Fhireno Sakti Bassang
  • PP Sulsel XI: Baharman Supri
  • Penggalangan Massa: Juniar Arge
  • Pengabdian Masyarakat: Jasrum
  • Seni dan Budaya: Rahmat Hidayah
  • Kesehatan Masyarakat: M. Amin
  • Kerohanian: Nasruddin Ibrahim Tuwo
  • Penanggulangan Bencana: Amir Bakriyadi
  • Pariwisata: Ginawaty Paledengi
  • Kerja Sama Ormas, Hubungan Kerja Sama Legislatif dan Eksekutif: Andi Novrita Langgara
  • Kebijakan Publik dan Isu-Isu Strategis: Andi Surahman Batara
  • Komunikasi Publik: Tenri A. Palallo
  • Media dan Penggalangan Opini: Irwan Muin
  • Pendidikan dan Pengembangan SDM: Basri
  • Ekonomi Kreatif: Faisal Patara
  • Koperasi dan UMKM: Nurmala Sari Yasin
  • Ketenagakerjaan: Juliani Jafar
  • Perdagangan dan Industri: Muhammad Yusuf MR
  • Pertanian dan Ketahanan Pangan: Alamsyah Mahadi Kulle
  • Infrastruktur dan Transportasi: Iqbal Wahab
  • Lingkungan Hidup: Natzar DS
  • Kelautan dan Maritim: Zulham Arief
  • Energi dan Sumber Daya Alam: Irwandi Natsir

Kebendaharaan:

  • Bendahara: Amirullah Nur Saenong
  • Wakil Bendahara: Peter Gozal, Marthen Rante Tondok, Zaini, Raditya Dwi Putra Kagiswana, Randan Sampetoding, Nicholas Aliman, Saleh Nurdin, Surya Boby, Andi Siti Nurhayati, Ferdi Mangasi Andi Lolo, Ahmad Perdana Putra, Sriyanti Angka, Geri Risanto.

Biro-Biro DPD I Golkar Sulsel

  • Biro Organisasi: Andi Barlihanti Hasan (Ketua), Muh. Irham Rifai, Ildha Syarifuddin, Muhammad Ikram Iskandar, Ridwan Rahim.
  • Biro Kaderisasi: Fauzan Wahab (Ketua), Zulkifli Nasrullah, A. Saputra Maccinna.
  • Biro Keanggotaan: Suddin Mamu (Ketua), Rudi Umasugi, Sitti Norlina.
  • Biro Pemuda: Marlin Parabba (Ketua), Wendi K. Tikupadang, Lulu Aisyah Hoist Bachtiar.
  • Biro Olahraga: Edmond Timbuleng (Ketua), Fadel Mangasi Andi Lolo, Andi Trimurty Baso.
  • Biro Pemberdayaan Perempuan: Bernadeth Anastasia (Ketua), Andi Dala Tika, Aminah Sarro, Risda Haris.
  • Biro Hukum dan HAM: Jhon Ardiansyah (Ketua), K. Ramza Thabraman, Maulia Fadiah Danila.
  • Biro Pemenangan Pemilu: Zulfinas Indra (Ketua), Iwan Sapiuddin, Nur Sari, Muspidayana.
  • Biro Penggalangan Massa: Andi Amrullah Jaya (Ketua), Novianus YL Patanduk, Warni Saharuddin, Hamsyiah Sangkala, Yuniar Tompo.
  • Biro Pengabdian Masyarakat: Anugrah Amir (Ketua), Andi Nurhidayah Karumpa, Riyanti Nazief.
  • Biro Seni dan Budaya: Irmawati Zaenuddin (Ketua), Yessi Ariyani Dewi Tendean, Dewi Wulandari.
  • Biro Kesehatan Masyarakat: Andi Isra Febriayana Sari (Ketua), Reza Fahlepy, Baso Alamsyah.
  • Biro Kerohanian: Agung Wirawan (Ketua), Murniati Matarring, Larisman Hutagau.
  • Biro Penanggulangan Bencana: Rustam (Ketua), Raihanah, Muhammad Irsyad Abdullah, Zaenal Mustafa HM.
  • Biro Pariwisata: Rita Lorita (Ketua), A. Wiwin Daraka Yanto, Delaina Annur.
  • Biro Kerja Sama Ormas, Hubungan Kerja Sama Legislatif dan Eksekutif: Yusril Mahendra (Ketua), Kristian HP Lambe, Muh. Tamrin, Riswan Troy.
  • Biro Kajian Kebijakan Publik dan Isu-Isu Strategis: Halim Kamaruddin (Ketua), Fatmayanti, Syarifuddin Akbar.
  • Biro Komunikasi Publik: Ilham Rasyid (Ketua), AM Zulkarnain, Fatimah Najlyah Hisbuddin.
  • Biro Media dan Penggalangan Opini: Rasmi Ridjangsikati (Ketua), Fitriani Sari Rahman, Muhammad Lutfi, Akbar Hasan Noma.
  • Biro Pendidikan dan Pengembangan SDM: Mahmud BM (Ketua), Hikmah Mangngani, Rendy Jantri Chandra Mangngga.
  • Biro Ekonomi dan Industri Kreatif: Ismail H. Ali (Ketua), Trias Ato Rante Tondok, Ina Parenrengi.
  • Biro Koperasi dan UMKM: Salmawati Rahman (Ketua), Edy, Ratna Anas Genda, Hariati.
  • Biro Ketenagakerjaan: Agus Salim (Ketua), Andi Eva Bau Pessor, Hawarni.
  • Biro Perdagangan dan Industri: Andi Muhammad Ikhsan (Ketua), Nurhaliyanty Taufan, Nurul Fadillah Azzachrah.
  • Biro Pertanian dan Ketahanan Pangan: Agus Salim (Ketua), Muhammad Fauzan Azim, Islawati Israil.
  • Biro Infrastruktur dan Transportasi: Kamaruddin Olle (Ketua), Murniyati M, Imelda Purnama Hasanuddin.
  • Biro Lingkungan Hidup: Andi Rista Tanrasula (Ketua), Emmi Umar, Heriyanto Arruan.
  • Biro Kelautan dan Maritim: Ibrahim (Ketua), Andi Besse Ferial, Dewi.
  • Biro Energi: Andi Nasrum (Ketua), Heryanti Harun, Danni Irawan, M. Hasbidin AS.

Sumber: Daftar kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2025–2030.

Scroll to Top