Mohammad Hatta merupakan salah satu tokoh senior Golkar yang telah terlibat dalam perjalanan organisasi sejak era Sekretariat Bersama (Sekber) Golkar pada 1967.

Dua Kader Senior Partai Golkar Masuk Lingkaran Penasihat Presiden Prabowo

Jakarta — Dua kader senior Partai Golkar, Mohammad Hatta dan Bambang Soesatyo (Bamsoet), masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Masuknya Hatta dan Bamsoet ke Wantimpres menempatkan dua politisi senior Golkar dalam lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. Keduanya membawa pengalaman panjang di dunia politik dan parlemen, sementara Hatta juga memiliki pengalaman sebagai diplomat.

Mohammad Hatta merupakan salah satu tokoh senior Golkar yang telah terlibat dalam perjalanan organisasi sejak era Sekretariat Bersama (Sekber) Golkar pada 1967. Kiprahnya kemudian berlanjut di parlemen hingga dipercaya memimpin Fraksi Partai Golkar di DPR RI pada periode 2003–2005.

Hatta tercatat menjadi anggota DPR/MPR RI pada periode 1997–2002. Selain menjalankan tugas legislatif, ia juga pernah dipercaya sebagai Ketua Dewan Etik Partai Golkar.

Pengalaman Hatta tidak hanya berada di ranah politik domestik. Ia pernah ditugaskan sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand, mulai 8 April 2008 hingga 2011.

Dengan pengalaman di partai, parlemen, dan diplomasi tersebut, Hatta kini mendapat penugasan baru sebagai Anggota Wantimpres Presiden Prabowo.

Sementara itu, Bamsoet juga merupakan salah satu politikus senior Golkar yang memiliki pengalaman panjang di parlemen. Sebelum dilantik sebagai anggota Wantimpres, Bamsoet merupakan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Pelantikan Bamsoet sebagai anggota Wantimpres sekaligus membuatnya harus meninggalkan kursinya di DPR. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan anggota DPR yang menjadi pejabat negara dalam konteks eksekutif akan mengundurkan diri dan kemudian diproses melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

“Iya memang kalau dari anggota DPR yang menjadi pejabat negara dalam konteks eksekutif otomatis akan dilakukan pengunduran diri untuk dilakukan PAW pada nomor berikutnya,” kata Bahlil setelah pelantikan Bamsoet di Istana Negara, Jumat.

Bahlil belum menjelaskan apakah proses PAW Bamsoet akan dilakukan bersamaan dengan Sarmuji, kader Golkar yang juga meninggalkan DPR setelah dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis (1/10/2026).

Pelantikan Hatta dan Bamsoet berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet dan melantik sejumlah pejabat baru. Pada Jumat, Prabowo melantik 26 anggota Wantimpres, termasuk dua politisi senior Golkar tersebut.

Bagi Golkar, penempatan Hatta dan Bamsoet di Wantimpres menambah representasi kader senior partai dalam struktur pemerintahan Prabowo. Keduanya kini menjalankan tugas baru di lembaga yang berada di lingkungan kepresidenan untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Scroll to Top