Malang — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara menyoroti pentingnya pemenuhan hak kesehatan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang, Jawa Timur, setelah menemukan adanya warga binaan yang tengah menjalani perawatan karena tuberkulosis (TBC) dan HIV.
Dewi mengatakan, status sebagai warga binaan tidak menghilangkan hak seseorang untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Karena itu, fasilitas perawatan dan penanganan kesehatan di dalam lapas perlu mendapat perhatian agar warga binaan yang membutuhkan perawatan dapat ditangani secara memadai.
“Jadi kami Komisi XIII DPR RI mengadakan kunjungan ke Lapas Kelas I di Malang. Dan setelah kami lihat, sebenarnya lapas ini sudah berdiri sejak tahun 1918 dan sudah masuk cagar budaya,” kata Dewi saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR RI di Lapas Kelas I Malang, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pengawasan Komisi XIII terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan di Jawa Timur.
Menurut Dewi, kondisi lapas saat ini relatif tertata setelah mendapat dukungan pembenahan fasilitas dalam beberapa bulan terakhir. Namun, pelayanan kesehatan tetap menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperhatikan.
“Tempat ini cukup tertata dengan rapi, yang kebetulan juga baru tiga bulan yang lalu mendapat anggaran untuk agak sedikit membenahi, sehingga ini terlihat lebih bersih,” ujarnya.
Dewi kemudian menyoroti kondisi sejumlah warga binaan yang membutuhkan penanganan kesehatan secara khusus.
“Fasilitas perawatan kesehatan di sini juga menjadi perhatian kami, karena ternyata para warga binaan yang di sini ada yang terkena TBC, ada yang terkena HIV juga. Nah, ini tentu tetap harus mendapatkan haknya dalam memulihkan kesehatan,” kata Dewi.
Menurutnya, pemenuhan hak kesehatan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan yang tidak boleh terabaikan. Komisi XIII juga sebelumnya menekankan bahwa pembenahan lapas perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan.
Selain meninjau ruang perawatan, Dewi bersama rombongan Komisi XIII juga melihat fasilitas pengolahan makanan di dalam lapas.
“Nah, kami tadi lihat ruang perawatannya dan juga sudah melihat di mana di dapurnya mereka sudah memakai lunch box. Jadi bukan piring,” ujarnya.
Menurut Dewi, kebersihan dapur dan pengelolaan makanan juga menjadi bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan. Makanan yang disediakan perlu memenuhi aspek kebersihan dan kecukupan gizi, terutama bagi warga binaan yang sedang menjalani perawatan kesehatan.
Kunjungan Komisi XIII DPR RI ke Lapas Kelas I Malang juga digunakan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas, pelayanan, dan pembinaan warga binaan. Dalam kunjungan yang sama, Komisi XIII turut menyoroti pembinaan keterampilan serta akses terhadap hak integrasi sosial bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan.
Dewi berharap pelayanan kesehatan dan fasilitas pendukung di Lapas Kelas I Malang terus diperkuat agar hak dasar warga binaan tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana.