Membangun partai yang kuat tidak selalu harus dimulai dari agenda besar. Bagi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, atau yang akrab disapa Bunda Bilqis, kekuatan organisasi justru dapat tumbuh dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama.
Semangat tersebut diwujudkan melalui ajakan kepada seluruh kader Partai Golkar Sumedang untuk mengikuti aksi bersih-bersih Kantor DPD Partai Golkar Sumedang, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB itu bukan sekadar agenda membersihkan lingkungan kantor. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat komunikasi antarkader sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap rumah besar Partai Golkar.
Bunda Bilqis menilai, kantor partai bukan hanya tempat berlangsungnya rapat dan aktivitas organisasi. Kantor tersebut merupakan ruang bersama yang harus dirawat dan dijaga oleh seluruh keluarga besar Partai Golkar.
Karena itu, keterlibatan kader menjadi bagian penting dari semangat gotong royong yang ingin dibangun.
Menurutnya, soliditas organisasi tidak semata-mata lahir dari forum formal, rapat maupun konsolidasi politik. Kebersamaan juga tumbuh ketika para kader dapat bertemu, bekerja bersama dan saling peduli dalam suasana yang lebih dekat.
Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “Bersih Itu Berkah, Bersama Kita Peduli.”
Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun organisasi membutuhkan kepedulian bersama. Semakin kuat rasa memiliki kader terhadap partai, semakin kokoh pula fondasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Bunda Bilqis berharap kegiatan sederhana tersebut dapat berkembang menjadi budaya positif di lingkungan Partai Golkar Sumedang.
Ia ingin kebersamaan tidak hanya terlihat dalam momentum politik, tetapi juga hadir dalam keseharian kader melalui kerja nyata, komunikasi yang baik dan kepedulian terhadap lingkungan organisasi.
Dengan semangat tersebut, Golkar Sumedang diharapkan tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga semakin solid karena dibangun atas hubungan antarkader yang erat, harmonis dan dilandasi rasa memiliki terhadap partai.