Partai Golkar meyakini program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat tercapai melalui kerja sama seluruh unsur pemerintahan dan dukungan berbagai pihak. Golkar menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah sekaligus tetap memberikan masukan kritis demi kepentingan bangsa dan masyarakat.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Wihaji, mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada pentingnya kerja bersama dalam menjalankan agenda pemerintahan sesuai arahan Presiden Prabowo. Menurut dia, pencapaian program pemerintah perlu diiringi upaya berkelanjutan untuk meningkatkan hasil yang telah diraih.
“Saya kok meyakini, kalau tercapai pasti tercapai. Dengan tentu segala dinamikanya. Tetapi kita di pemerintahan itu yakin karena kita kerja bersama-sama. Atas arahan Bapak Presiden. Sekali lagi, atas arahan Bapak Presiden, kita kerja semaksimal mungkin,” kata Wihaji seusai konferensi pers menjelang HUT ke-62 Partai Golkar di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/10/2026) malam.
Wihaji menegaskan, capaian pemerintah tidak boleh berhenti pada hasil yang telah diperoleh. Evaluasi dan peningkatan kinerja tetap diperlukan agar pelaksanaan program berjalan maksimal. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk media, dalam mendukung upaya pemerintah mencapai target pembangunan.
“Tentu capaian akan terus kita tingkatkan semaksimal mungkin. Kalau ditanya tercapai, saya yakin tercapai. Dan tentu ini butuh kebersamaan dan terus bersama-sama teman-teman, khususnya media, untuk bersama-sama dengan kita,” ujarnya.
Dalam konteks dukungan politik, Wihaji menyatakan Golkar tetap berkomitmen menjalankan peran sebagai salah satu partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Komitmen tersebut, kata dia, diwujudkan melalui dukungan terhadap program presiden, baik melalui perwakilan Golkar di jajaran eksekutif maupun melalui anggota partai yang bertugas di legislatif.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga itu mengatakan Golkar akan menindaklanjuti arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk mendukung pelaksanaan agenda pemerintahan.
“Saya kira kita selalu dalam arahan Ketua Umum bahwa Partai Golkar adalah salah satu partai yang berkoalisi di dalam pemerintahan. Maka tugas kita adalah memback up, menindaklanjuti apa yang menjadi program-program Bapak Presiden, Bapak Prabowo bersama Wapres, dalam melaksanakan tugas-tugas kenegaraan,” ujar Wihaji.
Ia menambahkan, kontribusi Golkar terhadap agenda pemerintah dilakukan melalui keterlibatan kader di berbagai posisi strategis. Perwakilan partai di kementerian dan lembaga legislatif diharapkan menjadi bagian dari kerja bersama koalisi untuk mendukung pelaksanaan visi dan misi presiden.
“Kemudian visi misi Bapak Presiden, baik yang ada dalam eksekutif, ada beberapa perwakilan menteri dari Partai Golkar, maupun di legislatif, yang saya kira bagian dari kebersamaan koalisi di pemerintahan dalam rangka memberikan kontribusi yang terbaik buat masyarakat Indonesia,” sambungnya.
Meski menegaskan dukungan terhadap pemerintah, Wihaji mengatakan Golkar tetap membuka ruang bagi kritik dan masukan. Menurut dia, dukungan politik tidak berarti menghilangkan fungsi evaluasi terhadap kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah.
“Saya kira sampai hari ini masih itu dan konsisten untuk selalu mem-backup bersama-sama, dengan tidak mengurangi kritisisme. Saya kira kita akan membuka itu, yang paling penting adalah untuk kebaikan bangsa dan negara dan masyarakat Indonesia,” kata Wihaji.
Ia juga menegaskan Golkar akan tetap menyampaikan kontribusi dan evaluasi apabila dinilai diperlukan, baik secara langsung kepada presiden maupun melalui kementerian terkait dan lembaga legislatif.
“Saya kira, baik evaluasi ataupun tidak, diminta atau tidak, selama itu untuk kepentingan bangsa dan negara, tentu Ketua Umum selalu mengambil langkah. Baik nanti lapor langsung kepada Bapak Presiden, maupun tentu di kementerian terkait, ataupun di legislatif untuk terus bersama-sama,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Golkar sebagai bagian dari koalisi pemerintahan yang mengutamakan dukungan terhadap agenda presiden, sembari mempertahankan ruang evaluasi untuk mendorong perbaikan kebijakan. Wihaji menyatakan keyakinan terhadap pencapaian program pemerintah harus disertai kerja maksimal, koordinasi, dan komitmen bersama untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia.