Jakarta – Peserta Diklat AMPG Babel, Dido Citro dan Herianto, mendapat apresiasi dari Ketua Umum PP AMPG Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM.
Apresiasi itu diberikan atas kerja mereka dalam melakukan konsolidasi AMPG. Konsolidasi tersebut dilakukan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.
Sebagai bentuk apresiasi, Dido dan Herianto diberangkatkan ke Phnom Penh, Kamboja. Keduanya akan mengikuti kegiatan silaturahmi lintas pemuda partai se-ASEAN.
Mereka berangkat bersama 20 pengurus PP AMPG dan PD AMPG dari sejumlah daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut akan dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Kamboja pada awal Oktober 2026. Said Aldi menyampaikan hal itu kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Konsolidasi AMPG hingga tingkat desa
Dido Citro dan Herianto sebelumnya melakukan konsolidasi organisasi di Bangka Belitung. Keduanya membantu membentuk kepengurusan AMPG hingga tingkat kecamatan.
Kepengurusan tersebut juga dibentuk hingga tingkat kelurahan dan desa. Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi AMPG di daerah.
Menurut Said Aldi, kerja tersebut menunjukkan hasil dari proses kaderisasi yang dilakukan melalui Diklat AMPG Babel.
Kegiatan kaderisasi AMPG
Diklat PD AMPG I Provinsi Kepulauan Bangka Belitung digelar baru-baru ini. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Bangka Belitung yang juga Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.
Said Aldi hadir dalam kegiatan itu sebagai Ketua Umum PP AMPG. Sekretaris Jenderal PP AMPG Ubaidillah juga hadir bersama jajaran pengurus.
Said Aldi menjelaskan bahwa Diklatda I AMPG menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi. Kegiatan itu diarahkan untuk membentuk kader Partai Golkar yang militan dan berintegritas.
Selain itu, kader diharapkan memiliki disiplin dan daya juang. Mereka juga harus tangguh serta siap bergerak dan mengabdi kepada masyarakat.
“Karena dari kaderisasi lahir militansi yang akan bekerja maksimal untuk rakyat,” ujar Said Aldi.
Peran AMPG Bangka Belitung
Lebih lanjut, Said Aldi mengatakan AMPG Bangka Belitung siap menjadi wadah bagi generasi muda. Wadah tersebut diharapkan dapat membantu mereka untuk belajar dan berkarya.
Selain itu, kader muda AMPG diharapkan terus bergerak di tengah masyarakat. Mereka juga didorong memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Bangka Belitung.
Menurut Said Aldi, kaderisasi juga perlu berjalan bersama kegiatan sosial. Dengan demikian, proses pembentukan kader tidak hanya berlangsung di dalam organisasi.
“Pendekatan yang menghubungkan kaderisasi dengan kerja sosial, juga harus sejalan dengan arah politik partai,” kata Said Aldi.
Karena itu, ia meminta kader muda memahami pentingnya rasa cinta Tanah Air. Kepedulian sosial juga dinilai penting dalam menjalankan pengabdian kepada rakyat.
“Maka dari itu, kader muda harus memahami dan memperkuat rasa cinta Tanah Air dan kepedulian sosial untuk mengabdi kepada rakyat,” tegas Said Aldi yang juga Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Golkar.
Pemberangkatan peserta Diklat AMPG Babel ke Kamboja menjadi bentuk apresiasi atas kerja konsolidasi yang telah dilakukan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi kader AMPG untuk mengikuti silaturahmi pemuda partai se-ASEAN.