Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas

Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, mendorong penguatan program Sekolah Garuda sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.

Dialog bertema pendidikan unggul dan pencetakan talenta muda berdaya saing global tersebut, Dr Karmila menjelaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan program pendidikan pada jenjang SMA yang dirancang untuk menjaring dan mengembangkan siswa berprestasi agar mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, termasuk universitas di luar negeri.

“Sekolah Garuda ini levelnya SMA. Yg dipersiapkan lulusannya masuk ke Perguruan Tinggi Luar Negeri yg terbaik. Anak-anak yang terpilih dipersiapkan sejak awal agar memiliki kemampuan akademik, karakter, kepemimpinan dan kemampuan bahasa yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik,” kata Karmila saat menjadi narasumber Dialog Interaktif Riau Menyapa di RRI Pro 1 Pekanbaru 99,1 FM, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, Sekolah Garuda tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Para siswa juga akan mendapatkan penguatan karakter, kepemimpinan, kemampuan bahasa Inggris, persiapan menghadapi seleksi perguruan tinggi, serta pengembangan jejaring dan kemitraan strategis.

Dr Karmila menyebut program tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan Indonesia dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk pengembangan delapan bidang prioritas yang menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional. Karena itu, menurut dia, talenta yang lahir dari Sekolah Garuda harus memiliki kemampuan untuk bersaing secara global sekaligus memberikan kontribusi bagi Indonesia.

“Kita berharap dari sekolah ini lahir talenta-talenta terbaik Indonesia. Bahkan ke depan kita ingin memiliki ilmuwan atau generasi muda yang mampu meraih penghargaan dunia seperti Nobel,” ujarnya.

Karmila juga menjelaskan perbedaan antara Sekolah Garuda Unggul dan Sekolah Garuda Transformasi. Sekolah Garuda Unggul dibangun pemerintah dari awal, termasuk fasilitas sekolah dan asrama. Sementara Sekolah Garuda Transformasi memanfaatkan sekolah yang sudah memiliki kualitas dan sistem pendidikan yang baik untuk kemudian ditingkatkan kapasitasnya melalui program Garuda.

Ia menilai sekolah-sekolah yang telah memiliki program unggulan dan fasilitas pendukung, termasuk madrasah dengan prestasi nasional maupun internasional, memiliki peluang untuk dikembangkan melalui skema transformasi tersebut.

“Kalau sekolahnya sudah ada, sistemnya sudah baik dan memiliki kualitas siswa yang bagus, bisa diarahkan menjadi bagian dari transformasi. Ini peluang yang sangat baik agar anak-anak kita semakin siap melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” katanya.

Karmila menambahkan, pembentukan talenta unggul harus dilakukan sejak jenjang pendidikan menengah. Menurutnya, siswa perlu dibiasakan menghadapi berbagai bentuk seleksi pendidikan global, termasuk kemampuan menulis esai dan persiapan tes standar yang menjadi bagian dari persyaratan masuk sejumlah universitas luar negeri.

Dengan demikian, Sekolah Garuda diharapkan tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi menjadi ekosistem pendidikan yang mampu membentuk generasi muda Indonesia yang unggul secara akademik, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Scroll to Top