Tiyong Ajak Anak Muda Kawal Pelaksanaan HAM di Aceh

Anggota Komisi XIII DPR RI, Samsul Bahri Tiyong mengajak anak muda Aceh untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, khususnya di Aceh.

Hal itu disampaikan Tiyong dalam kegiatan “Mewujudkan Masyarakat Sadar Hak Asasi Manusia melalui Implementasi P5HAM (Penghormatan, Pelindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia) di Kantor AMPI Aceh, Kamis (6/8/2026).

“Kalau bicara HAM, ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya. Terutama anak-anak muda juga memiliki tanggung jawab untuk mengawalnya,” kata Tiyong dalam paparannya.

Ia mengaku sengaja mengadakan sosialisasi P5HAM di gedung AMPI agar generasi muda Aceh memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga dan menghormati HAM. 

“AMPI punya latar belakang yang jelas dalam membela bangsa. Kita harap ke depan, kader AMPI juga selalu hadir dalam membela hak asasi manusia, membela hak-hak rakyat yang ditindak oleh pengusaha,” ucapnya.

Tiyong yang juga eks kombatan mengaku bahwa Aceh memiliki sejarah kelam atas pelanggaran HAM saat Aceh dilanda konflik senjata pada masa lalu. 

Di antaranya peristiwa yang diakui oleh negara seperti tragedi Jambo Keupok di Aceh Selatan, tragedi Simpang KKA di Aceh Utara, dan tragedi Rumoh Geudong di Pidie. 

“Kejadian ini perlu menjadi catatan kita bersama, jangan sampai kita korban konflik tidak mendapat apa-apa (kopensasi). Tapi hanya didapatkan oleh elite-elite politik,” ungkap dia.(*)

Scroll to Top