Sekolah Rakyat Tanjung Jabung Timur Resmi Beroperasi, HBA Dorong Siswa Manfaatkan Kesempatan Belajar

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar
dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA), menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) I yang berlokasi di Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (30/7/26).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., serta dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Muslimin Tanja, Ketua DPRD Tanjung Jabung Timur, Kepala Sentra Alyatama Jambi Hendra Permana, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjung Jabung Timur, perwakilan Kejaksaan, jajaran Pemerintah Kabupaten, pemerintah desa, serta para orang tua dan wali murid.

Mengangkat tema “Melangkah Bersama Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah Melalui Pendidikan yang Merata”, kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Ratusan siswa tampak bersemangat mengikuti hari pertama MPLS di sekolah yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, HBA memberikan motivasi kepada para peserta didik agar memanfaatkan kesempatan belajar yang telah diberikan negara dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya semangat belajar, kedisiplinan, dan kerja keras sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

“Kalian harus menjadi orang yang tangguh. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan manfaatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesan HBA di hadapan para siswa.

Menurut HBA, Program Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Melalui program tersebut, hambatan ekonomi diharapkan tidak lagi menjadi alasan bagi anak-anak Indonesia untuk mengenyam pendidikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan positif dari masyarakat, khususnya para orang tua, terhadap hadirnya Sekolah Rakyat. HBA menegaskan bahwa pemerintah telah menanggung seluruh kebutuhan dasar pendidikan para siswa.

“Mulai dari biaya pendaftaran, SPP, seragam, buku, alat tulis hingga tas sekolah telah disediakan pemerintah. Ini merupakan komitmen negara agar tidak ada lagi anak Indonesia yang terhambat mengenyam pendidikan karena persoalan ekonomi,” ujar HBA.

Scroll to Top