awaPos.com – DPP Partai Golkar memaknai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum menjaga persatuan bangsa. Terutama di tengah kondisi geopolitik global yang penuh ketidakpastian dan ketegangan. Persatuan dianggap menjadi kunci menjaga keutuhan bangsa.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ace Hasan Syadzily usai menunaikan shalat id Idul Fitri di Masjid Syajaratun Thayyibah DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Sabtu (21/3).
“Tentu kita menjadikan momentum Idul Fitri ini sebagai upaya kita untuk terus menghadirkan Ramadhan sebagai momentum untuk mengendalikan diri. Apalagi di tengah situasi geopolitik saat ini yang penuh dengan ketidakpastian menuntut kita untuk dapat terus menjaga kekompakan, persatuan sebagai sesama anak bangsa,” ucapnya.
Ace mengatakan, umat Islam harus mengutamakan kebersamaan dan kekeluargaan dalam menyikapi Idul Fitri. Sehingga, cita-cita besar bangsa bisa digapai bersama.
“Kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial kita dan juga memastikan agar bangsa kita terus berkarya untuk menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Ace juga menyampaikan salam dari Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia yang memutuskan merayakan lebaran di Fakfak, Papua Barat. Langkah Bahlil ini menegaskan bahwa hari raya juga milik warga Indonesia di ujung timur.
Di sisi lain, Golkar mendukung kebijakan pemerintah yang meminta perayaan lebaran tahun ini digelar sederhana. Terutama di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang memberikan dampak kepada kondisi dalam negeri.
“Tentu kita kedepankan kepentingan nasional kita agar apa situasi yang dihadapi saat ini tentu akan kita hadapi dengan sebaik-baiknya, sehingga kita bisa menghadapi situasi saat ini menjadi lebih baik,” pungkas Ace.